Beranda / Daerah / GEGER! Polda Sultra, BNNP dan TNI GEREBEK Kampung Salo, 11 Orang Diamankan!

GEGER! Polda Sultra, BNNP dan TNI GEREBEK Kampung Salo, 11 Orang Diamankan!

KENDARI, sultrabisa – Operasi gabungan aparat penegak hukum mengguncang Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Jumat (16/10/2026). Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra, bersama TNI turun langsung melakukan penggerebekan dan pembersihan wilayah yang terindikasi rawan peredaran narkoba. Sebanyak 11 orang diamankan dalam operasi tersebut.

Penggerebekan ini menjadi sinyal keras bahwa aparat tidak tinggal diam menghadapi dugaan peredaran gelap narkotika yang mengancam masyarakat.

Operasi tersebut dipimpin dalam upaya memberantas peredaran narkoba sekaligus memulihkan wilayah yang terindikasi menjadi titik rawan penyalahgunaan dan peredaran barang haram tersebut.

Kapolda Sultra, Irjen Pol Himawan Bayu Aji, mengatakan operasi itu merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia dan perintah Kapolri untuk memperkuat pemberantasan narkotika.

Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi bagian dari implementasi program Quick Wins Kapolri, khususnya dalam memulihkan kawasan yang terindikasi rawan narkoba.

Dalam operasi itu, petugas turut menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika maupun sarana pendukung lainnya.

Barang bukti yang diamankan meliputi satu pucuk airsoft gun, beberapa senjata tajam, telepon seluler, alat komunikasi handie talkie (HT), alat isap sabu atau bong beserta pipet, timbangan digital, hingga sejumlah uang tunai.

Temuan tersebut menambah perhatian terhadap operasi gabungan yang menyasar kawasan Kampung Salo.

Aparat tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga menjalankan upaya pembersihan wilayah yang terindikasi rawan peredaran narkoba.

Pengamanan 11 orang dan penyitaan sejumlah barang bukti menjadi bagian dari operasi tersebut. Namun, status hukum masing-masing orang serta keterkaitan barang bukti dengan dugaan tindak pidana masih perlu dipastikan melalui proses pemeriksaan oleh aparat berwenang.

Operasi gabungan Polda Sultra, BNNP Sultra, dan TNI ini menegaskan komitmen aparat dalam menekan peredaran gelap narkotika di Kota Kendari.

Masyarakat pun berharap langkah penindakan semacam ini tidak berhenti pada penggerebekan semata, tetapi berlanjut pada pengungkapan jaringan, penegakan hukum yang terukur, serta pemulihan lingkungan agar warga dapat beraktivitas dengan aman.

Kini, perhatian tertuju pada hasil pemeriksaan terhadap 11 orang yang diamankan dan pengembangan perkara dari barang bukti yang disita. Pengungkapan lebih lanjut diharapkan dapat memperjelas dugaan aktivitas yang terjadi di kawasan tersebut sekaligus memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *